Al-Qur’an

اِنَّاۤ اَنۡزَلۡنٰهُ قُرۡءٰنًا عَرَبِيًّا لَّعَلَّكُمۡ تَعۡقِلُوۡنَ‏ ﴿۲﴾ا

“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al-Qur’an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.” [1]

Pengertian

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, Al-Qur’an (القُرْآن) diartikan dengan: “Kitab suci umat Islam yang berisi firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dengan perantaraan malaikat Jibril untuk dibaca, dipahami, dan diamalkan sebagai petunjuk atau pedoman hidup bagi umat manusia”

Secara bahasa Qur’an (قُرْآن) merupakan kata benda dari kata kerja قرأ – يقرأ yang berarti membaca. Sehingga Qur’an bisa diartikan dengan “bacaan”.

Terkait makna secara bahasa ini, Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata:

“Al-Qur’an Al-Karim secara bahasa merupakan kata benda dari قرأ  yang bermakna ‘membaca’, atau dari جَمَعَ  yang bermakna  ‘mengumpulkan’.”

Kemudian beliau melanjutkan, “apabila merujuk pada makna pertama yaitu ‘membaca’, maka makna Al-Qur’an adalah ‘bacaan’,  sedangkan apabila merujuk pada makna kedua, ‘mengumpulkan’, maka Al-Qur’an bermakna ‘kumpulan’, dan hal tersebut karena Al-Qur’an mengumpulkan kabar-kabar dan hukum-hukum”  [2]

Adapun pengertian Al-Qur’an secara syariat, adalah:

“Firman Allah ta’ala yang diturunkan kepada rasul terakhri dan penutup para nabi, yaitu Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, yang diawali dengan surat Al-Fatihah dan diakhir dengan surat An-Naas” [2]

Al-Qur’an Akan Selalu Terjaga Keasliannya

Al-Qur’an akan selalu terjaga keaslian, atau keotentikannya, karena Allah sendirilah yang menjaganya.

Tahun telah berganti, hari-hari terlewati, tapi sejak masa nabi hingga hari ini, Al-Qur’an tetap sama, tidak ada yang berubah darinya, bahkan jika ada yang mengubah Al-Qur’an, pasti akan diketahui, karena Al-Qur’an terjaga dalam dada-dada para penghafalnya.

Apabila ada orang-orang yang berniat buruk kepada Al-Qur’an, ingin mengubah-ubah apa yang ada didalamnya, maka Allah akan membuka kedoknya. Yang akhirnya akan tampak jati dirinya.

Allah ta’ala berfirman:

اِنَّا نَحۡنُ نَزَّلۡنَا الذِّكۡرَ وَاِنَّا لَهٗ لَحٰـفِظُوۡنَ‏ ﴿۹﴾ا

“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya (menjaganya).” [3]

Keagungan Al-Qur’an

Allah ta’ala berfirman:

وَلَـقَدۡ اٰتَيۡنٰكَ سَبۡعًا مِّنَ الۡمَـثَانِىۡ وَالۡـقُرۡاٰنَ الۡعَظِيۡمَ‏ ﴿۸۷﴾آ

“Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Al-Qur’an yang agung.” [4]

قٓ  ۚوَالۡقُرۡاٰنِ الۡمَجِيۡدِۚ‏ ﴿۱﴾ا

Qaaf, Demi Al Quran yang sangat mulia.”

كِتٰبٌ اَنۡزَلۡنٰهُ اِلَيۡكَ مُبٰرَكٌ لِّيَدَّبَّرُوۡۤا اٰيٰتِهٖ وَلِيَتَذَكَّرَ اُولُوا الۡاَلۡبَابِ‏ ﴿۲۹﴾ا

“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.” [5]

وَهٰذَا كِتٰبٌ اَنۡزَلۡنٰهُ مُبٰرَكٌ فَاتَّبِعُوۡهُ وَاتَّقُوۡا لَعَلَّكُمۡ تُرۡحَمُوۡنَۙ‏ ﴿۱۵۵﴾ا

“Dan Al-Quraan itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat.” [6]

اِنَّ هٰذَا الۡقُرۡاٰنَ يَهۡدِىۡ لِلَّتِىۡ هِىَ اَقۡوَمُ وَ يُبَشِّرُ الۡمُؤۡمِنِيۡنَ الَّذِيۡنَ يَعۡمَلُوۡنَ الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمۡ اَجۡرًا كَبِيۡرًا ۙ‏ ﴿۹﴾ا

“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar” [7]

وَنَزَّلۡنَا عَلَيۡكَ الۡـكِتٰبَ تِبۡيَانًا لِّـكُلِّ شَىۡءٍ وَّ هُدًى وَّرَحۡمَةً وَّبُشۡرٰى لِلۡمُسۡلِمِيۡنَ‏ ﴿۸۹﴾ا

“dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al-Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.” [8]

الۤرٰ‌ قف كِتٰبٌ اَنۡزَلۡنٰهُ اِلَيۡكَ لِـتُخۡرِجَ النَّاسَ مِنَ الظُّلُمٰتِ اِلَى النُّوۡرِۙ بِاِذۡنِ رَبِّهِمۡ اِلٰى صِرَاطِ الۡعَزِيۡزِ الۡحَمِيۡدِۙ‏ ﴿۱﴾

“Alif, laam raa. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.” [9]

Nama-Nama Lain

Al-Qur’an memiliki beberapa nama, diantaranya adalah :

  1. Al-Qur’an

Nama ini, minimalnya disebutkan di 50 tempat.

  1. Al-Kitab

Nama ini juga cukup banyak disebutkan dalam Al-Qur’an.

  1. Al-Furqan

Nama ini disebutkan sekitar 7 kali dalam Al-Qur’an.

  1. dll
  1. QS. Yusuf : 2
  2. Al-Utsaimin, Muhammad bin Shalih, 2001, Ushul Fii At-Tafsir, Al-Maktabah Al-Islamiyah.
  3. Al-Hijr : 9
  4. Al-Hijr : 87
  5. Shad : 29
  6. Al-An’am : 155
  7. Al-Isra : 9
  8. QS An-Nahl : 89
  9. QS Ibrahim : 1

Tinggalkan komentar